sepasang

Aku bencikan akan syair yang terucap lama,dalam namanya

Puisi menanti dijendela barang katup membukanya sebagian

Dan langit meradang. Disana ada anak puisi yang lari dari senja

Ia lupa pulang dan dirikan tenda dan perapian. (chairul anwar)

Dari mata hantu ku nantikan sepasang diri ini terpisah sendiri. Dan berkabar lagi pada kaca itu

Aku atau aku pilih mana ????

Sepasang. .

Ku tanyakan pada burung dan lemari dikamar. Mereka berdua

Berbeda. Lakukan yang semestinya ada.

Ku akhiri puisi dengan angin nan kabar. Selamat tinggal dimana??

Ku tanyakan akan syair yang terucap lama dalam namaku.

 

Trenggalek,2016

Read more: http://www.berbagipuisi.com/m-rezza-januar/kumpulan-puisi/sepasang