Puisi; Otak dan Hati

Puisi;  Otak dan Hati

Via: favim.com

Samar-samar suara orang membuatmu meradang

Mereka sedang makan bangkai, bau amismu yang tersebar

Kamu sendiri tengah menyimak pertikaian hati dan otak

Mereka masih bersama, tapi sering berbeda pendapat

Otak tak punya hati, dan hati tak punya otak

Hati beranggapan kalau otak begitu kejam

Dan, otak sendiri menganggap kalau hati itu begitu dungu

~

Kamu berkontemplasi,

Tentang semua orang yang bisa jatuh cinta pada kesendirian

Yang tertutup, atau yang menunjukkan keterbukaan

Tapi siapa yang naksir perasaan kesepian?

Otak tersenyum ketika hati tengah manyun

~

Tanganmu menampar angin, ada wajah yang mengabutkan pandangan

Kamu dengan mudah dilupakan oleh orang yang tak terlupakan

Kamu mempertaruhkan semesta demi membahagiakannya

Tapi

Read more: http://www.rosediana.net/2016/05/puisi-hubungan-hati-dan-otak-sedang-tak-harmonis/