Surat Rindu

Hi dear, kamu sekarang lagi apa? apakah kamu masih sering memimpikanku? aku kangen dengan cubitanmu disaat kita bercanda diatas motorku setelah shalat Isha bareng di masjid tempat kita biasa berjamaah. Kau membuatku mimpi indah malam itu, tak henti-hentinya bibir ini selalu tersenyum. Mengenangmu adalah sebuah keindahan bagiku, pikiranku tak pernah lepas dari bayanganmu, ingin sekali aku kesana membelai rambutmu yang panjang, menyentuh pipi mu yang semox.

Aku jadi teringat pada bulan puasa kemaren disaat kita berlelah berjalan kaki mengelilingi wisata Monas, semua orang memandang kebahagiaan kita, kita berjalan, menghindari kegalauan, menelusuri pesona cinta. Kita tidak pernah mengerti dengan tatapan

Read more: http://www.berbagipuisi.com/aldi_menulis-suka-suka/kumpulan-cerpen/surat-rindu